|
Ditulis Oleh Abu Thalhah
|
|
Wednesday, 16 April 2008 |
|
Setiap manusia tentu mendambakan kehidupan penuh berkah. Karena itu tak heran, jika kita dapati banyak di antara manusia rela mengorbankan harta, tenaga, bahkan nyawa demi mendapatkan berkah. Dan mereka sangat berharap, jika kesempatan dan umurnya ditambah, merasa sangat gembira ketika rizqinya dilapangkan, memiliki keturunan banyak, dan hal-hal lain yang berupa kesenangan dan kenikmatan yang diinginkan oleh hati manusia. Menurut mereka hal-hal demikianlah yang akan mendatangkan kebahagiaan. |
|
Pemutakhiran Terakhir ( Thursday, 17 April 2008 )
|
|
Selengkapnya...
|
|
|
Keteladanan Nabi dan Idealitas Masyarakatnya |
|
|
|
|
Ditulis Oleh Sultan, S.Ag., S.H., MH.
|
|
Wednesday, 02 April 2008 |
|
Keagungan nabi Muhammad dengan budi pekerti luhur, akhlak mulia, serta keteladanan, dalam perspektif sejarah tampak jelas telah memberi pengaruh yang luar biasa terhadap dinamika dan pembangunan masyarakat di masanya dan di masa khulafaurrasyidin. Masyarakat era nabi dan khulafaurrasyidin, digelari Allah sebagai "masyarakat ideal" |
|
Pemutakhiran Terakhir ( Friday, 04 April 2008 )
|
|
Selengkapnya...
|
|
|
Ditulis Oleh beta
|
|
Saturday, 22 March 2008 |
|
Oleh : Drs. H. Tata Taofiqurrohman, S.H.,M.H. Ujian keburukan yang menimpa manusia bisa jadi memang ujian dari Allah tetapi bisa jadi merupakan hukuman dari-Nya. Bila ia menimpa kepada kaum muslimin yang taat, mejalankan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya, itu adalah ujian. Tetapi, bila ini menimpa kepada orang yang bermaksiat dan melanggar hak orang lain, bisa jadi ini adalah bentuk hukuman. |
|
Pemutakhiran Terakhir ( Saturday, 22 March 2008 )
|
|
Selengkapnya...
|
|
|